Ulasan Lengkap: Cara Mengatasi Perang Harga di Tahun 2020

cara mengatasi perang harga seorang digital marketer

Perang harga merupakan fenomena yang sudah biasa. Sejak kemunculannya, banyak orang mulai mencari cara mengatasi perang harga ini.

Sebenarnya dalam jangka panjang, penjual tidak diuntungkan sama sekali.

Memang secara omzet, nilainya akan terlihat Wah! Kenyataannya, jika dihitung saat ini juga, keuntungan yang akan didapat cukup sedikit.

Nilai present value-nya rendah. Tidak sepadan dengan keringat, maupun dana yang dikucurkan.

Perang harga sendiri muncul antara tahun 2013-2014 yang lalu. Ini merupakan tahun-tahun booming-nya marketplace.

Sejak saat itu, banyak orang mulai berpindah dari FJB Kaskus, Tokobagus (kini OLX), dan iklan baris, menuju marketplace.

Kalo kamu ada di generasi ini, maka kamu bisa merasakan bedanya.

Generasi orang yang berjualan dengan “cara lama”, hampir tidak merasakan pahitnya jualan dengan cara banting-bantingan harga.

Mereka sibuk merasakan serunya pakai rekber, suka/dukanya COD-an, ditimpuk bata merah, atau mendapat review heboh dari pelanggannya di FJB.

Komen setuju ya, kalo kamu pernah merasakan juga.

Gimana perang harga terjadi?

Sebelum kita bahas cara mengatasi perang harga, kita perlu tau lebih dulu gimana perang harga bisa terjadi. Menurut Lakulo, perang harga terjadi karena tiga hal:

1. Sortir produk termurah

Fitur sederhana tapi dampaknya luar biasa.

Dengan adanya tombol sortir produk termurah, maka calon pembeli sangat diuntungkan.

Dengan tombol ini, pembeli sangat mudah mengurutkan harga produk yang sama dari banyak seller berbeda.

cara mengatasi perang harga dari sortir harga termurah

Tentu enak sekali kalo kamu berada di posisi pembeli. Siapa juga yang gak mau mendapat produk murah dengan kualitas bagus?

Kalo bisa malah semurah mungkin sampai harganya tidak wajar.

2. Flash Sale

Di sinilah kamu akan mendapati produk-produk semurah mungkin sampai harganya tidak wajar terwujud.

Penjual yang sudah putus asa, cenderung ikut merusak harga jual produknya, tanpa mencari cara mengatasi perang harga terlebih dahulu.

Tahukah kamu apa itu flash sale? Ini adalah cara jual cepat dengan harga yang murahnya tidak wajar.

Durasi jualnya mungkin cuma beberapa jam saja. Biasanya produk akan terjual habis hanya dalam waktu beberapa menit.

cara mengatasi perang harga karena flash sale

Inilah cirinya flash sale.

Flash sale muncul karena produk yang kamu jual disubsidi oleh marketplace.

Itulah kenapa produkmu bisa sangat murah.

Hebatnya lagi, produk tersebut akan dimasukkan ke halaman terdepan dari marketplace tersebut, agar meningkatkan peluang terjual lebih cepat.

Tujuan lain dari flash sale adalah marketplace akan kebanjiran pengunjung.

Dengan begini, mereka akan lebih dikenal masyarakat.

Paling tidak cara ini saling menguntungkan antara kedua belah pihak.

Meskipun, pihak itu adalah marketplace dengan penjual yang ikut flash sale saja.

Lalu apa hubungannya dengan perang harga?

Flash sale yang diadakan marketplace itu bukan satu atau dua kali saja.

Mereka bisa melakukannya berkali-kali dalam sebulan.

Coba ingat-ingat kembali, sudah berapa tahun kamu tau adanya flash sale? Jawab sendiri ya…

Inilah pemicu para seller yang menjual produk serupa melakukan perang harga.

Mereka melihat banyak produk serupa dengan yang mereka jual, harganya terus-menerus terlalu murah.

Setelah aksi banting harga dibeberapa kategori produk, kategori lain pun ikut merasakan efek dominonya.

Ada lagi nih, biasanya flash sale yang harganya “tidak gila”, jarang sekali yang terjual habis dalam waktu beberapa menit saja.

Malahan, sampai durasinya habis pun banyak juga produk yang tidak habis terjual.

Padahal untuk ikut flash sale, kamu diharuskan memiliki produk dengan jumlah yang tidak sedikit.

Disamping itu, ada juga loh marketplace yang menawarkan flash sale tapi tidak disubsidi.

Gimana menurutmu, kalo suatu saat kamu ditawari flash sale, tapi tidak disubsidi marketplace? Masih mau membanting harga produkmu sendiri?

3. Turunnya mentalitas penjual

Kedua tekanan besar tersebut, sudah cukup untuk menjatuhkan mental seorang penjual.

Banyak di antara mereka merasa tidak ada pilihan lain selain ikut banting harga.

Inilah cara termudah yang bisa mereka lakukan saat ini.

cara mengatasi perang harga disebabkan oleh turunnya mentalitas penjual

Cukup mengikuti arus tanpa tau gimana kedepannya.

Padahal masih ada cara mengatasi perang harga, jika mereka mau belajar.

Kamu juga perlu tau siapa sih pihak yang diuntungkan di sini?

Tentu jawabannya adalah pelanggan.

Mereka adalah pihak yang paling diuntungan dari hal ini.

Bayangkan saja, kalo masuk pasar tradisional, kamu masih repot berkeliling menanyakan harga produknya satu per satu.

Dengan adanya pasar online, kamu tidak repot berputar-putar mencari harga termurah.

Cukup klik urutkan dari harga termurah saja dan beres.

Selain itu, pelanggan juga berkesempatan mengikuti flash sale.

Dari sini harga produknya bisa jauh lebih sadis dari harga termurah.

Hasrat belanja seseorang tentu akan tergugah.

Ini ironi sekali.

Bahkan pedagang kaki lima pun tidak melakukan perang harga.

Ketika kamu sibuk bersaing dengan harga termurah, mereka sibuk mengatur strategi, agar penjual di wilayahnya sama-sama diuntungkan.

Itulah sebabnya mereka akur satu sama lain.

Kalo mereka saja tau cara mengatasi perang harga dengan baik, kenapa kamu nggak?

Sekarang kita masuk ke pokok bahasan terpenting.

Gunakan cara ini jika kamu ingin memulai usaha yang lebih sehat.

Perbaiki segera kalo kamu sudah terlanjur menghancurkan harga produkmu.

Cara mengatasi perang harga terampuh di tahun 2020

Intinya adalah kita akan melakukan optimasi.

Di sini kita akan membaginya ke dalam dua bagian. Optimasi dari sisi produk dan optimasi di luar produk.

Optimasi dari sisi produk.

1. Bundling produk (beli A bonus B)

Tawarkan produkmu lebih kreatif lagi.

Biasanya calon pembeli tidak ingin repot.

Mereka ingin membeli beberapa produk sekaligus dari satu toko saja.

bundling produk adalah salah satu cara mengatasi perang harga

Dengan begini mereka akan lebih hemat ongkir.

Kamu bisa manfaatkan kesempatan ini.

Caranya adalah dengan menggabung beberapa produk (minimal 2 produk) ke dalam satu paket pembelian.

Ini adalah cara mengatasi perang harga termudah.

Kamu bisa melakukannya sendiri.

Dengan cara ini, kamu mendapat dua keuntungan.

Pertama, kamu diuntungkan karena menciptakan pembeda dengan kompetitor.

Keuntungan kedua, kamu berkesempatan meningkatkan omzetmu, karena menjual beberapa produk sekaligus.

2. Gunakan foto produk berkualitas HD

Banyak toko menggunkanan foto produk berkualitas rendah.

Lihatlah, kebanyakan yang memakai foto seperti ini adalah mereka yang melakukan banting harga.

cara mengatasi perang harga dengan upload foto berkualitas HD

Ini kesempatanmu untuk tampil lebih bagus dari kompetitor.

Menggunakan foto berkualitas HD, bisa meningkatkan kepercayaan konsumen.

Tokomu dianggap lebih bonafide.

Tambahkan sentuhan khusus untuk meningkatkan kualitas brand tokomu.

Misalnya, kamu bisa memotret menggunakan latar belakang yang sama di seluruh produkmu.

Tentu ini akan menjadi ciri khas tersendiri bagi toko onlinemu.

Gampangkan? Sekarang kamu lebih tau cara mengatasi perang harga dengan baik.

3. Tambahkan video agar lebih menarik

Banyak toko yang tidak menampilkan video di produk-produk yang mereka jual.

Alasannya sederhana, mereka malas bikin video.

Alasan lainnya, produk yang mereka jual bisa jadi tidak sama dengan fotonya.

Cara ini biasa dipakai oleh mereka yang suka banting-bantingan harga, terutama di kategori fashion. Mungkin kamu pernah mengalaminya?

tambahkan video merupakan cara mengatasi perang harga

Ini adalah celah baik untukmu.

Dengan memberi video ditiap produkmu, kamu sudah berhasil menciptakan cara mengatasi perang harga secara ampuh.

Terutama jika di dalam video, kamu sebutkan nama tokomu, produk, dan warna menggunakan suaramu sendiri.

4. Bidik segmen pasar yang spesifik

Setelah menerapkan ketiga cara mengatasi perang harga di atas.

Masuklah ke pasar-pasar spesifik, seperti masuk ke komunitas hobi tertentu.

cara mengatasi perang harga dengan bidik segmen pasar yang spesifik

Di sana kamu bebas menjual produkmu dengan harga yang lebih mahal.

Uniknya, kamu tetap akan mendapat pelanggan.

Masuk ke segmen pasar tertentu berarti pula, masuk ke marketplace yang lebih premium.

5. Gunakan kata kunci yang sedikit persaingan

Masukkan kata kunci yang kamu incar, pada judul produk yang kamu buat.

Ini juga merupakan cara mengatasi perang harga yang efektif.

gunakan kata kunci yang sedikit persaingan cara untuk mengatasi perang harga

Namun, tidak cukup sampai di situ.

Kamu juga perlu riset kata kunci yang persaingannya lebih sedikit.

Artinya, semakin sedikit pula seller yang memakai kata kunci yang sama, untuk menjual produk yang serupa denganmu.

6. Tawarkan sesuatu yang baru

cara mengatasi perang harga tawarkan sesuatu yang baru

Terakhir, cara mengatasi perang harga yang terbaik ialah dengan inovasi produk.

Tawarkan sesuatu yang baru kepada pelanggan.

Berikan pembaruan atau manfaat lebih lainnya yang tidak ada pada produk serupa.

Sudah pasti menawarkan sesuatu yang baru, ampuh untuk mendominasi posisimu dari pesaing.

Optimasi di luar produk.

1. Tingkatkan kualitas layanan

Orang Indonesia suka basa-basi.

Oleh karena itu, mereka lebih suka chat ketimbang membaca deskripsi produknya.

Entah itu sekedar tanya “ready?” maupun tanya persoalan lainnya.

Meskipun begitu, tetap layani pelanggan dengan baik.

tingkatkan kualitas layanan cara mengatasi perang harga

Kesampingkan emosi dan berikan senyuman.

Selalu balas chat mereka tepat waktu.

Hal ini akan meningkatkan kesempatan closing bagimu.

Cara ini juga terbukti ampuh meningkatkan loyalitas pelanggan.

Dalam jangka panjang, kamulah yang akan diuntungkan dengan menerapkan cara mengatasi perang harga ini.

2. Beri pengalaman belanja yang berbeda kepada konsumen

Menonjolkan ciri khas toko tidak terbatas pada produknya saja.

Kamu juga bisa menonjolkan melalui aspek lainnya.

Chat yang kita bahas di atas adalah salah satunya.

cara mengatasi perang harga beri pengalaman belanja yang berbeda kepada konsumen

Selain itu, kamu juga bisa gunakan packing yang sesuai dengan tema tokomu.

Kirim produk tepat waktu.

Berikan juga layanan purna jual yang baik kepada pelanggan.

Semua ini bertujuan untuk memberi pengalaman belanja berbeda kepada konsumen.

Penerapan cara mengatasi perang harga ini, kedepannya akan menambah jumlah repeat order dari pelanggan setiamu.

3. Bentuk perkumpulan atau asosiasi bisnis

Hampir sama dengan strategi para pedagang kaki lima (PKL) sebelumnya, namun lingkupnya lebih besar lagi.

Dengan membuat perkumpulan antar pengusaha, kamu bisa menekan terjadinya perang harga di pasar.

Ini adalah cara mengatasi perang harga yang tidak mudah dipraktekkan.

cara mengatasi perang harga buat asosiasi bisnis

Kamu tidak bisa memulainya sendiri.

Banyak sekali tantangan yang akan dihadapi difase ini.

Pada akhirnya, cara ini sangat baik untuk mengatasi persaingan yang tidak sehat di antara pelaku usaha.

Sebut saja contohnya, ASPERINDO (Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress, Pos, dan Logistik Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), REI (Realestat Indonesia), dan masih banyak lagi.

Menjadi pengusaha berarti mengambil resiko lebih besar dari yang lain.

Oleh karena itu, keuntungan yang lebih besar merupakan bonus terbaik bagimu.

Itulah cara mengatasi perang harga yang bisa kamu praktekkan.

Kami harap selanjutnya usahamu bisa tetap eksis dan memberi keuntungan yang maksimal.

Semua pengusaha memiliki tujuan sama. Mereka ingin sukses dengan harga produk yang menguntungkan bagi mereka.

Cukup dengan 2 langkah mudah daftar menjadi dropshipper di Lakulo.

Bagikan artikel ini jika bermanfaat.
Tinggalkan komentar di bawah apabila kamu punya pertanyaan, maupun usulan lainnya ya.